Tampilkan postingan dengan label Pembangunan Perpustakaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembangunan Perpustakaan. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 September 2011

Penggalangan Dana Untuk Perpustakaan GriyaKata

Perpustakaan GriyaKata berdiri di atas tanah kas Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, Gunung Kidul sejak tahun 2010. Untuk mendukung persediaan buku, GriyaKata melakukan berbagai kegiatan penggalangan dana, yakni :
_______
Donasi

Hingga saat ini kami menerima donasi dari teman-teman dan relasi. Karena GriyaKata hanya sebagai komunitas yang tidak memiliki kekuatan hukum jadi donasi yang kami terima tidak terikat perjanjian apapun. Kami akan memberi laporan mengenai penggunaan dana secara langsung dan akan kami cantumkan di blog kami. Donasi kami terima melalui rekening, maupun glory box 

_______
Mengumpulkan dan Menjual Koran atau Kertas Bekas



Kami mengumpulkan koran dan kertas bekas juga dari teman-teman dan relasi. Kami akan mengambil, mengumpulkan dan kemudian menjualnya
(biasanya kamu menjualnya di pengepulan kertas/koran bekas di daerah Jombor, Yogyakarta)
_______
Ngamen


Griyakata mendapat dukungan penuh Djendelo Koffie ‘n Thee di Lantai 2 Toko Buku Toga Mas Jl. Afandi, Yogyakarta. Mulai bulan Oktober 2009, kami resmi “ngamen” di Djendelo. Selama penampilan, akan ada amplop dan glory box untuk mengumpulkan sumbangan dari para penonton sebagai bentuk penggalangan dana untuk pembangunan perpustakaan GriyaKata. Acara ngamen Griyakata rutin digelar setiap hari Kamis mulai pukul 21.00-23.00 WIB.

Sabtu, 25 Juni 2011

Langkah Pertama

Perpustakaan adalah wadah yang paling tepat untuk membungkus konsep pendampingan anak dalam dunia pendidikan. Dari sini, kami dapat memahami dan mempraktekkan arti kata ”berbagi”, yang menjadi salah satu tumpuan kami dalam melaksanakan konsep bimbingan belajar untuk anak.

Seklumit Cerita tentang GriyaKata

Awalnya dari kecintaan kami terhadap anak-anak, kami terpanggil untuk berbuat sesuatu bagi mereka. Keingintahuan mereka tentang banyak hal, mendorong kami untuk bergerak. Satu gerakan dengan sejuta makna didalam seribu ilmu dengan satu tujuan kami mulai dari awal Agustus 2009.

Jumat, 29 April 2011

Latar Belakang

Sudah dari masa dahulu, membaca termasuk salah satu budaya Indonesia. Hanya sedikit dari masyarakat, yang menyukai kegiatan ini. Banyak sebab yang sering dilontarkan oleh mereka, sebagai contoh, karena waktu yang digunakan untuk melakukan kegiatan ini sangatlah banyak, sehingga menyita pekerjaan lainnya. Tetapi cukup banyak yang telah melakukan kegiatan ini sebagai hobi dan kesenangan, dan tidak sedikit juga dari mereka, yang dapat menarik manfaat dari kegiatan membaca ini.